
BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Tim Penilai Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026 yang didampingi oleh A A Mirah Darma Astuti SE.,M.AP (Analis Kebijakan Ahli Madya), Gede Wirasuta (Analis Kebijakan Ahli Muda), serta staf Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual melaksanakan penilaian lapangan terhadap inovasi RESIK (Revitalisasi Seni Kamasan): Integrasi Seni Lukis Wayang Kamasan dalam Pembelajaran sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal bagi Generasi Muda di SMA Negeri 2 Semarapura, Kabupaten Klungkung, Rabu (3/6/2026).
Inovasi ini menjadi salah satu wujud nyata pelestarian warisan budaya Bali melalui dunia pendidikan dengan mengintegrasikan seni lukis Wayang Kamasan ke dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan ini, generasi muda tidak hanya mengenal nilai-nilai budaya lokal, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga dan melestarikannya di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan penilaian lapangan dilaksanakan untuk memastikan implementasi inovasi berjalan dengan baik, memiliki nilai kebaruan, kebermanfaatan, serta memberikan dampak positif bagi peserta didik, sekolah, dan masyarakat luas.

Bersama menjaga warisan budaya, membangun generasi berkarakter, dan mendorong lahirnya inovasi yang berkelanjutan untuk Bali.
#AnugerahBaliSwacittaNugraha2026 #BRIDABali #InovasiDaerah #SeniKamasan #PelestarianBudaya #Klungkung #BaliEraBaru #InovasiUntukBali #KearifanLokal

