Penilaian Lapangan Inovasi FRUYTHATOP BliGen Berkonsep Zero Waste di Kota Denpasar

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali melaksanakan Penilaian Lapangan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026 terhadap inovasi FRUYTHATOP BliGen: Hilirisasi Industri Fermentasi Khas Bali Berkonsep Zero Waste, pada Senin (6/7/2026), bertempat di Jalan Cekomaria Gang Padi I Nomor 18, Peguyangan Kangin, Kota Denpasar.

Kegiatan penilaian lapangan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penilai Bali Swacitta Nugraha Prof. Dr. Ir. I Wayan SUpartha, M.S. beserta anggota tim penilai Ir. I Made Oka Parwata, M.MA yang di dampingi pengampu Kegiatan Analis Kebijakan Ahli Madya A A Istri Mirah Darma Astuti, SE.,M.AP beserta jajaran staf Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, yang dihadiri oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Denpasar, beserta anggota tim penilai, inovator FRUYTHATOP BliGen, serta para pemangku kepentingan terkait.

Penilaian lapangan merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026 yang bertujuan melakukan verifikasi secara langsung terhadap implementasi inovasi, sekaligus menilai aspek kebaruan, keberlanjutan, manfaat, serta dampak inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai bersama Pengampu Kegiatan Analis Kebijakan Ahli Madya A A Istri Mirah Darma Astuti, SE.,M.AP dan Kepala BRIDA Kota Denpasar meninjau secara langsung proses hilirisasi industri fermentasi khas Bali yang dikembangkan oleh FRUYTHATOP BliGen. Inovasi ini mengusung konsep zero waste dengan mengoptimalkan seluruh hasil dan sisa proses produksi menjadi produk yang bernilai tambah sehingga mampu meminimalkan limbah, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta mendukung pengembangan ekonomi sirkular.

Selain melakukan observasi lapangan, tim juga berdiskusi dengan inovator mengenai proses pengembangan inovasi, penerapan teknologi fermentasi, strategi hilirisasi produk, keberlanjutan usaha, manfaat ekonomi, serta potensi pengembangan inovasi di masa mendatang. Diskusi ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian untuk memastikan bahwa inovasi tidak hanya memiliki unsur kebaruan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Tim Penilai, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., menegaskan bahwa setiap inovasi dinilai berdasarkan indikator yang meliputi tingkat kebaruan, kebermanfaatan, keberlanjutan, dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta peluang untuk direplikasi di daerah lain.

Melalui pelaksanaan Penilaian Lapangan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026, Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali terus berkomitmen mendorong tumbuhnya inovasi daerah yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Diharapkan inovasi FRUYTHATOP BliGen: Hilirisasi Industri Fermentasi Khas Bali Berkonsep Zero Waste dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengembangan industri berbasis potensi lokal yang mendukung pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan di Provinsi Bali.

Penilaian Lapangan Inovasi FRUYTHATOP BliGen Berkonsep Zero Waste di Kota Denpasar Read More