KESEKRETARIATAN

KOORDINASI PEMBENTUKAN TIM PENILAI DAERAH (TPD) JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN (JFAK) DAN NOMOR INDUK ANALIS KEBIJAKAN NASIONAL (NIAKN) DI LAN JAKARTA

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali, (Senin, 12/12/2022) melaksanakan koordinasi dan konsultasi JFAK sebagai salah satu hasil penyetaraan Jabatan Adminstrasi ke dalam Jabatan Fungsional sebagaimana amanat PermenPAN dan RB Nomor 17 Tahun 2021 dan Penjabaran Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Koordinasi dilakukan oleh I Nyoman Ngurah Subagia Negara Sekretaris Badan beserta Ayu Puryani Kasubag Umpeg, Ade Krisna Permadi SKUS PPEP dan Laksmi Saridewi Analis Kebijakan Ahli Muda BRIDA Provinsi Bali.

Tim BRIDA diterima oleh Bapak Pardamean Panjaitan, SE, M.Ec Anggota Bidang Monitoring dan Evaluasi dan Ibu Gine Tendriana, SE, M, Ec Analis Kebijakan Ahli Muda PUSAKA LAN. Dalam arahannya Pejabat LAN menyampaikan bahwa adanya penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional telah menggeser pola pengelolaan manajemen sumber daya aparatur di pusat maupun di daerah. Memberikan suatu harapan bagi terwujudnya profesionalisme ASN sebagai pelaksana kebijakan, pelayanan publik, hingga perekat dan pemersatu bangsa. Analis kebijakan sebagai salah satu rumpun fungsional manajemen  mempunyai peran strategis mendorong terwujudnya profesionalisme, Jabatan  Fungsional  (JF) sebagai aktor kunci dalam reformasi manajemen ASN. Saat ini manajemen JF dipandang masih konvensional dan belum mewujudkan gambaran JF yang ideal. Padahal peran JF sangat strategis dan sentral menentukan kinerja organisasi. Keberadaan JFAK dibutuhkan di setiap fungsi organisasi.

Keberadaan JFAK saat ini di Provinsi Bali berjumlah 62 orang dgn rincian 5 orang pada jenjang madya dan 57 orang pada jenjang muda. Ditambah keberadaan JFAK di 9 Kabupaten dan Kota se-Bali, juga harus menjadi pertimbangan daerah dalam hal ini BRIDA Provinsi Bali sebagai koordinator JFAK,  dalam pembentukan TPD dan Sekretariat TPD di daerah. Dalam rancangan SK TPD yang telah disampaikan ke LAN agar mempertimbangkan antara lain batas minimal (terendah)  10 % sebagai anggota tim yang dihitung dari jumlah seluruh JFAK dan penempatan dari unsur perangkat daerah yang melaksanakan fungsi kelembagaan dan kepegawaian agar selektif dan memiliki waktu untuk bekerja melakukan penilaian. Hal ini dimaksudkan agar tim dapat bekerja secara optimal dan memiliki komitmen untuk melaksanakan penilaian tehadap Daftar Usulan Angka Kredit (DUPAK). Dari unsur JFAK ditentukan minimal 2 orang yang sudah bersertifikat pelatihan penilaian angka kredit. Saat ini JFAK di Provinsi Bali baru memiliki 1 orang yang telah bersertifikat di jenjang  muda untuk yang bersertifikat pada jenjang madya atas persetujuan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung dan Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung telah menugaskan Bapak I Made Bram Sarjana, S.IP, M.Par, M.Sc Analis Kebijakan Ahli Madya sebagai anggota TPD Provinsi Bali.

Untuk validasi keberadaan JFAK di Provinsi Bali, PUSAKA LAN telah memberikan akun untuk melakukan registrasi analis kebijakan di daerah melalui eNIAKN, yang langsung diberikan oleh yang menangani aplikasi pada saat melakukan koordinasi. Ini sebagai bentuk pelayanan cepat dan apresiasi atas proaktif dan intensif koordinasi yang dilakukan BRIDA Provinsi Bali untuk menyiapkan instrumen SK sebagai piranti dan pengembangan JFAK di daerah.

Dengan pembentukan TPD dan Sekretariat TPD serta teregistrasi JFAK Provinsi Bali akan mempermudah pelayanan dan pembinaan JFAK di daerah serta mengururangi penumpukan proses penilaian DUPAK di LAN karena penilaian dapat dilakukan di daerah (desentralisasi) dilaksanakan secara cepat tanpa mengurangi kualitas penilaian.

KOORDINASI PEMBENTUKAN TIM PENILAI DAERAH (TPD) JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN (JFAK) DAN NOMOR INDUK ANALIS KEBIJAKAN NASIONAL (NIAKN) DI LAN JAKARTA Read More
SEKRETARIAT

MENERIMA KUNJUNGAN BRITISH EMBASSY JAKARTA

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali menerima kunjungan dari British Embassy Jakarta (Jumat, 9/11/2022). Agenda kegiatan dipimpin oleh Kepala BRIDA Provinsi Bali dengan didampingi oleh Kelompok Ahli Pembangunan Pemprov Bali, Sekretaris dan Para Kabid di lingkungan BRIDA, serta Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemprov Bali.

Kunjungan British Embassy kali ini membahas tentang rencana bekerjasama dalam bidang lingkungan hidup, pendidikan, pendidikan berbasis sumber daya unggul dan industri. Saat ini Pemprov Bali berupaya mengembangkan Ekonomi Kerthi Bali melalui kerjasama di bidang pertanian, kelautan perikanan, perdagangan, industri berbasis branding Bali dan lingkungan hidup. Di bidang lingkungan, Pemprov Bali ingin mengembangkan kerjasama dalam pengolahan sampah, khususnya sampah organik untuk mendukung sektor pertanian. Untuk mendukung hal tersebut, BRIDA Provinsi Bali di tahun 2023 mengusung topik riset tentang perkembangan dinamis nilai-nilai konsumen terkait produk organik,  perilaku masyarakat konsumen di era pandemic COVID 19 dan normal baru serta integrasinya ke dalam sistem pertanian Bali, penguatan pelaksanaan nilai-nilai kearifan lokal dan regulasi daerah/lokal, Nasional dan Internasional (ekspor), serta kajian kreasi nilai di hulu (on farm).

British Embassy menyampaikan Pemerintah Inggris saat ini sedang fokus melaksankan riset dan inovasi di bidang climate dan economic development. Dalam bidang pertanian masuk dalam sustainable agriculture, sustainable energy, dan capacity building (science and innovation). Pada kesempatan ini, Ibu Juliana mewakili Britsh Embassy ingin mengetahui skema kerjasama yang dapat dilaksanakan antara Pemprov Bali melalui BRIDA Provinsi Bali dengan British Embassy di Jakarta.

Acara dilanjutkan sesi diskusi dengan mendengarkan berbagai masukan ide dan saran dari para undangan. Kerjasama dalam skala Internasional telah dilaksanakan di beberapa Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Bali, antara lain di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali yang menjalin kerjasama dengan Pemerintah Jepang dan Malaysia dalam bidang beasiswa kesehatan dan pendidikan. Dari Dinas Kebudayaan

Acara dilanjutkan sesi diskusi dengan mendengarkan berbagai masukan ide dan saran dari para undangan. Kerjasama dalam skala Internasional telah dilaksanakan di beberapa Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Bali, antara lain di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali yang menjalin kerjasama dengan Pemerintah Jepang dan Malaysia dalam bidang beasiswa kesehatan dan pendidikan. Dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang menjalin kerjasama dengan Pemerintah Amerika dalam hal pengembangan English speaking skill bagi Guru Bahasa Inggris. Serta dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali yang menjalin kerjasana perorangan dengan perangcang busana Cristian Dior terkait kain tenun endek Bali.

Sebagai penutup disampaikan bahwa kunjungan wisatawan dari Inggris termasuk dalam Top 5 wisman ke Indonesia. BRIDA Provinsi Bali mewaliki Pemprov Bali menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Britsh Embassy atas rencana kerjasama dari Pemerintah Inggris untuk mendukung riset dan inovasi pembangunan Ekonomi Kerthi Bali. Lebih lanjut, Ibu Juliana selaku perwakilan Britsh Embassy menyampaikan terima kasih atas atensi dan paparan yang telah disampaikan, lebih lanjut semua saran dan masukan dari hasil kunjungan kali ini akan disampaikan ke Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

MENERIMA KUNJUNGAN BRITISH EMBASSY JAKARTA Read More