BRIDA Provinsi Bali Laksanakan Penilaian Lapangan Inovasi Sahabat SELSA Bimbingan Konseling dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Tabanan

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA) Provinsi Bali kembali melaksanakan rangkaian Penilaian Lapangan Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026. Pada Kamis (2/7/2026), Tim Penilai melakukan verifikasi lapangan terhadap inovasi Sahabat SELSA Bimbingan Konseling dan Ekonomi Kreatif yang berlokasi di Jalan Srigati No. 11, Banjar Bajera Kelod, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.

Kegiatan penilaian dipimpin oleh Ketua Tim Penilai, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., bersama Anggota Tim Penilai, Ir. I Made Oka Parwata, M.MA., serta didampingi Pengampu Kegiatan A.A. Istri Mirah Darma Astuti, Analis Kebijakan Ahli Madya BRIDA Provinsi Bali, beserta staf.

Penilaian lapangan bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen inovasi dengan implementasi di lapangan. Selain itu, tim juga menilai aspek kebaruan, manfaat, efektivitas, keberlanjutan, serta potensi pengembangan dan replikasi inovasi di wilayah lain.

Selama kegiatan berlangsung, inovator memaparkan profil inovasi, mekanisme pelaksanaan, capaian program, serta dampak yang telah dirasakan masyarakat. Tim Penilai kemudian melakukan diskusi, klarifikasi data pendukung, observasi lapangan, dan memberikan berbagai masukan strategis untuk memperkuat kualitas inovasi.

Ketua Tim Penilai menyampaikan bahwa inovasi daerah tidak hanya dinilai dari unsur kreativitas, tetapi juga dari konsistensi implementasi, keberlanjutan program, serta manfaat nyata yang diberikan kepada siswa/siswi dan guru SMP Negeri 1 Selemadeg

Melalui pelaksanaan penilaian lapangan ini, BRIDA Provinsi Bali berharap inovasi-inovasi daerah terus berkembang sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat yang berdaya saing. Hasil penilaian lapangan selanjutnya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penetapan penerima Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026.

BRIDA Provinsi Bali Laksanakan Penilaian Lapangan Inovasi Sahabat SELSA Bimbingan Konseling dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Tabanan Read More

BRIDA Provinsi Bali Laksanakan Penilaian Lapangan Inovasi “Prasasti Digital QRUN” di Kabupaten Badung

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali melaksanakan Penilaian Lapangan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026 terhadap inovasi “Prasasti Digital QRUN: Inovasi Sistem Manajemen Konten (CMS) Berbasis QR Code untuk Edukasi Sejarah Lokal” pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan penilaian berlangsung di Banjar Tegal Gerana, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Penilaian lapangan dipimpin oleh Ketua Tim Penilai Bali Swacitta Nugraha, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., didampingi Anggota Tim Penilai I Made Rai Artha, S.E., M.M., selaku Kepala Bidang Statistik Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali. Kegiatan turut didampingi oleh Pengampu Kegiatan, Analis Kebijakan Ahli Madya BRIDA Provinsi Bali, A.A. Istri Mirah Darma Astuti, S.E., M.AP, bersama tim BRIDA Provinsi Bali.

Penilaian lapangan bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen usulan inovasi dengan implementasi di lapangan, sekaligus menilai manfaat, keberlanjutan, serta dampak inovasi terhadap masyarakat.

Inovasi Prasasti Digital QRUN menghadirkan sistem manajemen konten berbasis QR Code yang memungkinkan masyarakat maupun wisatawan memperoleh informasi sejarah lokal secara cepat, mudah, dan interaktif melalui perangkat digital. Inovasi ini mendukung transformasi digital dalam pelestarian sejarah dan budaya lokal, sekaligus meningkatkan kualitas edukasi kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pemanfaatan QR code untuk penyajian informasi sejarah dan budaya telah banyak diterapkan sebagai media edukasi digital yang efektif.

Dalam proses penilaian, tim melakukan presentasi inovasi, wawancara dengan inovator, peninjauan langsung implementasi sistem, serta diskusi mengenai aspek kebaruan, efektivitas, replikasi, dan keberlanjutan inovasi.

Ketua Tim Penilai menyampaikan apresiasi atas upaya digitalisasi sejarah lokal melalui pemanfaatan teknologi yang mudah diakses masyarakat. Inovasi seperti ini diharapkan mampu menjadi contoh pengembangan inovasi daerah yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian nilai-nilai budaya Bali.

Melalui Penilaian Lapangan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026, BRIDA Provinsi Bali terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang adaptif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

BRIDA Provinsi Bali Laksanakan Penilaian Lapangan Inovasi “Prasasti Digital QRUN” di Kabupaten Badung Read More