PELUNCURAN PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT DESA KERTI BALI SEJAHTERA

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, serta seluruh Perguruan Tinggi se-Bali melaksanakan Peluncuran Program Pengabdian Masyarakat Desa Kerthi Bali Sejahtera, Rabu (15/7/2026) bertempat di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya, Denpasar.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Gubernur Bali dengan didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Para Bupati/Wali Kota se-Bali, Para Rektor dan Direktur  Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta se-Bali, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Para Dosen Pembimbing Lapangan, Majelis Desa Adat, Tokoh masyarakat, dan mahasiswa peserta program pengabdian masyarakat Desa Kerti Bali serta dihadiri lebih dari 10.000 mahasiswa se-Bali.

Program Pengabdian Masyarakat Desa Kerthi Bali Sejahtera merupakan kolaborasi yang menghadirkan sebuah gerakan bersama untuk mempercepat pembangunan Bali melalui pengabdian masyarakat. Program ini bukan sekadar agenda seremonial. Ini adalah langkah konkret, sebuah jembatan pengabdian untuk membumikan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, serta memastikan bahwa pembangunan Bali tidak hanya berpusat di kota atau kawasan pariwisata saja, melainkan tumbuh subur dari akar rumputnya yaitu dari desa.

Dalam sambutannya Bapak Gubernur Bali menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Bali tengah bergerak maju dalam mewujudkan Visi Pembangunan Bali ”Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru”. Visi ini mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia, niskala-sekala. Visi ini menjadi landasan dalam menjaga Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali secara utuh dan berkelanjutan.

Dalam mewujudkan visi tersebut, pembangunan tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan memerlukan sinergi seluruh komponen bangsa melalui kolaborasi Pemerintah, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Komunitas, dan Media. Semangat kolaborasi ini yang dibangun melalui Program Pengabdian Masyarakat Desa Kerthi Bali Sejahtera.

Desa adalah pondasi utama Bali, dari tingkat desa kebudayaan Bali dirawat dan dijaga alamnya. Melalui program “Desa Kerti Bali Sejahtera” diharapkan dapat mengintegrasikan nilai-nilai luhur Sad Kerthi (Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi dan Jagat Kerthi) ke dalam program kerja nyata di lapangan.

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kampus melahirkan sumber daya manusia unggul sekaligus menghasilkan berbagai inovasi yang dapat menjadi solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan. Oleh karenanya, Program Pengabdian Masyarakat ini bukan sekadar pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata atau pemenuhan kewajiban akademik. Program ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang disinergikan dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Bali.

Pada kesempatan ini Bapak Gubernur Bali juga memberikan apresiasi kepada 36 Perguruan Tinggi di Bali yang telah mengirimkan mahasiswa untuk mengabdi di desa-desa seluruh Bali. Jumlah tersebut merupakan kekuatan intelektual yang sangat besar apabila diarahkan untuk membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan. Lebih lanjut Bapak Gubernur menyampaikan pesan kepada para mahasiswa, “Pertama, jadilah pembelajar yang rendah hati. Hadirlah di tengah masyarakat untuk mendengar, memahami, dan bekerja bersama masyarakat, bukan merasa paling tahu; Kedua, jadilah problem solver. Gunakan ilmu pengetahuan yang Saudara miliki untuk menghadirkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi desa; Ketiga, jadilah inovator. Dorong lahirnya berbagai inovasi sederhana yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat; dan yang Keempat, jadilah future leader yang memiliki integritas, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong”.

Program Pengabdian Masyarakat Desa Kerthi Bali Sejahtera ini nantinya akan diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Bali, antara lain: Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Gerakan Bali Bersih Sampah; Pembatasan Sampah Plastik Sekali Pakai; Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut; Penguatan Sistem Pertanian Organik;      Penggunaan dan Pemasaran Produk Lokal Bali; Penguatan UMKM dan Ekonomi Desa; Pelestarian Adat, Seni, Budaya, Bahasa, Aksara, dan Kain Tenun Bali; Program Satu Keluarga Satu Sarjana; serta berbagai program pembangunan berbasis desa lainnya.

Sebagai penutup, Bapak Gubernur berharap agar seluruh mahasiswa bersama dosen pembimbing mampu menjadi mitra pemerintah desa, desa adat, dan masyarakat dalam mempercepat implementasi berbagai program tersebut guna mewujudkan desa yang maju, masyarakat yang sejahtera, lingkungan yang lestari, ekonomi yang berdikari, dan kebudayaan Bali yang semakin kokoh.

PELUNCURAN PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT DESA KERTI BALI SEJAHTERA Read More

Rapat Penetapan Pemenang Calon Penerima Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali melalui Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) melaksanakan Rapat Penetapan Pemenang Calon Penerima Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026, Rabu (15/6/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian proses penilaian penghargaan inovasi daerah yang telah dilaksanakan melalui seleksi administrasi, pemaparan inovasi, dan verifikasi lapangan. Rangkaian tahapan tersebut merupakan bagian dari mekanisme penyelenggaraan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026.

Rapat dipimpin oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali didampingi Kepala Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI), serta dihadiri oleh Tim Penilai Anugerah Bali Swacitta Nugraha Provinsi Bali.

Dalam arahannya, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali menyampaikan bahwa proses penilaian telah dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penetapan calon penerima penghargaan dilakukan berdasarkan hasil penilaian menyeluruh terhadap inovasi yang diajukan, mencakup aspek kebaruan, implementasi, keberlanjutan, serta kontribusi inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Pada rapat tersebut, Tim Penilai melakukan pembahasan terhadap hasil penilaian yang telah diperoleh dari seluruh tahapan seleksi. Hasil verifikasi lapangan yang telah dilaksanakan sebelumnya menjadi salah satu bahan pertimbangan utama dalam menentukan nilai akhir dan menetapkan calon penerima penghargaan. Tahapan verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan implementasi inovasi berjalan dengan baik dan sesuai dengan data yang disampaikan pada saat pemaparan.

Anugerah Bali Swacitta Nugraha merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Bali kepada para inovator yang telah menghasilkan karya dan terobosan inovatif di berbagai bidang. Penghargaan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya budaya inovasi, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat peran riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan Rapat Penetapan Pemenang Calon Penerima Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026, Badan Riset dan Inovasi Daedah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi unggul yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Rapat Penetapan Pemenang Calon Penerima Penghargaan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 Read More