
BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali kembali melaksanakan Penilaian Lapangan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026. Kali ini, tim penilai melakukan penilaian terhadap inovasi “DEVILGROW 25” Nutrisi Predator untuk Ayam Juara yang berlokasi di Banjar Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, pada Selasa (30/6/2026).
Kegiatan penilaian dipimpin oleh Ketua Tim Penilai, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., bersama anggota tim penilai, Dr. Ni Luh Sukadani, S.Pt., M.M.A., selaku Kepala Bidang Pascapanen, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Kegiatan ini juga didampingi oleh pengampu dari BRIDA Provinsi Bali, yaitu A.A. Istri Mirah Darma Astuti, S.E., M.AP., Analis Kebijakan Ahli Madya, serta Kadek Wisnu Bayupati, S.T., M.Si., Analis Kebijakan Ahli Pertama.
Dalam proses penilaian, tim melakukan verifikasi terhadap substansi inovasi, meninjau implementasi di lapangan, serta berdialog langsung dengan inovator untuk memperoleh gambaran mengenai manfaat, keberlanjutan, dan dampak inovasi terhadap peningkatan kualitas budidaya ayam serta pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Bangli.
Ketua Tim Penilai, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., menyampaikan bahwa penilaian lapangan merupakan tahapan penting untuk memastikan inovasi yang diusulkan benar-benar telah diterapkan dan memberikan manfaat nyata.
“Inovasi yang baik tidak hanya menghadirkan kebaruan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mudah diterapkan, berkelanjutan, dan memberikan dampak yang terukur. Melalui penilaian lapangan ini, kami ingin memastikan bahwa inovasi yang diusulkan benar-benar memiliki kualitas dan manfaat yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa Anugerah Bali Swacitta Nugraha diharapkan menjadi momentum untuk terus menumbuhkan budaya riset dan inovasi di Bali sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan penilaian lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BRIDA Provinsi Bali sebagai bentuk apresiasi kepada inovator yang telah menghadirkan solusi kreatif dan inovatif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, BRIDA Provinsi Bali terus memperkuat ekosistem inovasi daerah dengan mendorong lahirnya inovasi yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi pembangunan Provinsi Bali menuju Bali Era Baru

