BRIDA Provinsi Bali melaksanakan Penilaian Lapangan Inovasi Ekonomi Sirkular Perkebunan Kopi Rakyat di Kabupaten Badung

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali melaksanakan Penilaian Lapangan Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026 terhadap inovasi “Model Ekonomi Sirkular pada Perkebunan Kopi Rakyat di Jempanang melalui Pendekatan Tri Hita Karana” yang berlokasi di Banjar Jempanang, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, pada Senin (29/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan dalam rangkaian penilaian penghargaan inovasi daerah yang diselenggarakan oleh BRIDA Provinsi Bali.

Penilaian lapangan dipimpin oleh Ketua Tim Penilai Bali Swacitta Nugraha, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., didampingi Ir. I Made Oka Parwata, M.MA selaku Anggota Tim Penilai. Turut mendampingi dari BRIDA Provinsi Bali, Analis Kebijakan Ahli Madya A.A. Istri Mirah Darma Astuti bersama staf Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual. Kegiatan juga dihadiri oleh jajaran Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Badung, pemerintah desa, kelompok tani, serta para inovator.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai melakukan verifikasi terhadap implementasi inovasi yang mengembangkan konsep ekonomi sirkular pada perkebunan kopi rakyat melalui pendekatan Tri Hita Karana. Inovasi ini memanfaatkan potensi lokal dengan mengoptimalkan pemanfaatan limbah hasil perkebunan menjadi produk yang bernilai tambah, memperkuat pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan nilai-nilai budaya Bali.

Tim Penilai melakukan observasi langsung ke lokasi kegiatan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan kondisi implementasi di lapangan. Penilaian meliputi aspek kebaruan inovasi, kebermanfaatan, keberlanjutan, dampak terhadap masyarakat, peluang replikasi, serta dukungan kelembagaan.

Ketua Tim Penilai, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., menyampaikan bahwa inovasi daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memiliki keberlanjutan, dan menjadi solusi terhadap permasalahan pembangunan daerah. Oleh karena itu, proses verifikasi lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa inovasi benar-benar telah diimplementasikan dan memberikan dampak yang terukur.

Melalui kegiatan ini diharapkan inovasi berbasis ekonomi sirkular yang dikembangkan masyarakat Desa Belok Sidan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi lokal melalui pendekatan yang selaras dengan filosofi Tri Hita Karana, sekaligus memperkuat budaya inovasi menuju pembangunan Bali yang berkelanjutan.

BRIDA Provinsi Bali melaksanakan Penilaian Lapangan Inovasi Ekonomi Sirkular Perkebunan Kopi Rakyat di Kabupaten Badung Read More

PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIADI LINGKUNGAN BRIDA PROVINSI BALI

“Inovasi Teknologi Energi Terbarukan untuk Mendukung Capaian Bali NZE 2045”

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali mewakili Kepala Brida membuka acara Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia di Lingkungan Brida Provinsi Bali dengan tema “Inovasi Teknologi Energi Terbarukan untuk Mendukung Capaian Bali NZE 2045” pada tanggal 29 Juni 2026 di Hotel Haris Denpasar. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Prioritas Pembangunan Bali tahun 2025-2030 khususnya Program Bali Mandiri Energi Berbasis Energi Bersih menuju target NZE Bali 2045.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Provinsi bali dengan Institute for Essential Services Reform (IESR). Hadir sebagai narasumber adalah Bapak Alvin Putra Sisdwinugraha (Kepala Pemodelan Sistem Ketenagalistrikan, IESR) dengan materi pemetaan potensi energi terbarukan di Provinsi Bali, Bapak Raden Dwi Susanto (Research Professor, University of Maryland) dengan materi rekomendasi kebijakan energi terbarukan sektor maritim: pembangkit listrik tenaga arus laut Nusa Penida, His Muhammad Bintang (Kepala Bidang Ketenagalistrikan dan Penyimpanan Energi, IESR) dengan materi Inovasi teknologi energi terbarukan global dan peluangnya di Bali dan Bapak Dr.Ir. Andhika Prastawa, MSEE, IPU, ASEAN Eng, (Perekayasa Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional) dengan materi penguatan ekosistem riset bidang energi terbarukan di daerah berbasis kolaborasi BRIN dan BRIDA Provinsi Bali.

Kegiatan ini adalah bukti nyata hasil kolaborasi Pentahelix yang baik, khususnya antara BRIDA Provinsi Bali  dengan Pihak Swasta dalam hal ini Institute for Essential Services Reform (IESR). Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi hal yang penting dalam rangka mengoptimalkan wawasan dan kompetensi riset khususnya di sektor kebijakan energi terbarukan yang semakin dinamis.

Peningkatan kapasitas SDM atau Capacity Building telah diadopsi pula dalam Budaya Bali berdasarkan kearifan lokal Sad Kerthi, khususnya Jana Kerthi, yaitu upaya menyucikan dan meningkatkan kualitas diri manusia secara lahir dan batin. Dalam konteks Jana Kerthi pada program mewujudkan Bali mandiri energi berbasis energi bersih di Bali adalah berupa penguatan kompetensi SDM sebagai penyedia dasar kebijakan khususnya energi terbarukan menuju Bali Net Zero Emission (NZE) 2045.

Melalui sinergi yang kuat antara riset terapan dan kebijakan inovatif, yang melibatkan talenta riset penyusun kebijakan berbasis bukti  maka kolaborasi strategis antara Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali dan IESR menjadi fondasi penting untuk berkontribusi pada tahapan transisi energi dalam bingkai  penyedia kebijakan berbasis bukti dan data.

PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIADI LINGKUNGAN BRIDA PROVINSI BALI Read More