FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGUATAN RISET DI DAERAH

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA OPTIMAL adalah BRIDA yang menjalankan tugas fungsi dengan landasan riset dan inovasi untuk mendukung tercapainya sasaran Rencana Pembangunan Daerah, sebagai implementasinya BRIDA Provinsi Bali melaksanakan  Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Penguatan Riset di Daerah, Selasa (4/11/2025). Kegiatan di buka oleh Bapak I Wayan Serinah, S.Sos, M.Si (Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bali) dan dihadiri undangan dari Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali, serta Perguruan Tinggi Mitra baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di Bali.

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Dr. Ing. Wiwiek Joelijani, MT (Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah Badan Riset dan Inovasi Nasional), Dr. Yopi (Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah Badan Riset dan Inovasi Nasional) dan Deliyanti Ganesha, S.Si.,M.P.W.K (Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Riset dan Inovasi Nasional).

Pemerintah daerah saat ini terus memperkuat kolaborasi antara BRIDA, Perguruan Tinggi dan dunia usaha untuk membangun ekosistem riset yang produktif dan berkelanjutan. Langkah-langkah seperti penyusunan Peta Jalan Riset Daerah, Program Inkubasi Inovasi, hingga pemanfaatan hasil riset untuk sektor publik dan UMKM menjadi bagian penting dalam transformasi ini. Penelitian menjadi salah satu pilar penting dari Tridharma Perguruan Tinggi selain pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Sedangkan Riset dan Inovasi merupakan fondasi bagi kemajuan suatu daerah. Melalui riset yang terarah dan berbasis data, diharapkan  dapat menghasilkan kebijakan yang tepat, solusi yang relevan, serta inovasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Oleh karenanya, penguatan jejaring riset daerah dengan lembaga penelitian nasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan kualitas penelitian di daerah.

Riset menghasilkan inovasi melalui proses sistematis mulai dari penemuan pengetahuan baru, analisis kelemahan penelitian sebelumnya, hingga penerapan langsung untuk menciptakan solusi nyata. Proses ini melibatkan identifikasi masalah, pengembangan hipotesis, pengujian solusi di laboratorium dan lapangan, serta validasi produk melalui uji coba untuk menciptakan produk atau layanan bernilai tambah tinggi.

Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk mendorong agar program riset daerah dapat terintegrasi dengan kebijakan pusat, sehingga arah penelitian daerah sejalan dengan prioritas nasional. Selain hal tesebut juga untuk menjawab kebutuhan nyata daerah, baik dalam bidang lingkungan pariwisata berkelanjutan, pertanian organik, kesehatan tradisional, maupun transformasi ekonomi hijau melalui dukungan kolaborasi lintas lembaga dengan sinergi antara BRIN, Perguruan Tinggi, dan Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut melalui kegiatan FGD ini diharapkan dapat dirumuskan mekanisme sinergi dan strategi implementasi yang konkret agar hasil penelitian benar-benar dapat memberi manfaat bagi pembangunan di daerah dan nasional, serta dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang memperkuat arah riset daerah dan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih erat antara Bali dan lembaga riset nasional.

 

FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGUATAN RISET DI DAERAH Read More

PRESENTASI LAPORAN PENDAHULUAN/FGD-1 ANALISIS KEBUTUHAN DAERAH DAN ANALISIS KELAYAKAN BIDANG USAHA PEMBENTUKAN BUMD PANGAN

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Kepala BRIDA Provinsi Bali membuka kegiatan Presentasi Laporan Pendahuluan/FGD-1 Kajian Analisis Kebutuhan Daerah dan Analisis Kelayakan Bidang Usaha Pembentukan BUMD Pangan, Kamis (30/10/2025) bertempat di Ruang Rapat Sabha Widya BRIDA Provinsi Bali. Kajian ini dilaksanakan secara swakelola antara BRIDA Provinsi Bali dengan Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Dalam sambutannya, Kepala BRIDA Provinsi Bali menyampaikan bahwa pangan merupakan sektor yang sangat strategis, tidak hanya sebagai pemenuhan hak dasar masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik daerah. Tantangan inflasi pangan, fluktuasi harga, distribusi yang belum optimal, hingga dominasi rantai pasok oleh pihak tertentu menunjukkan perlunya intervensi pemerintah secara terukur dan berbasis riset.

Pengendalian inflasi pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah, mengingat sebagian besar komoditas penyumbang inflasi berasal dari kelompok bahan makanan. Ketersediaan, distribusi, dan stabilitas harga pangan sangat dipengaruhi oleh rantai pasok yang panjang dan keterbatasan instrumen daerah dalam melakukan intervensi pasar.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali melalui BRIDA melaksanakan kajian ini bukan saja untuk kelengkapan administrasi permohonan rekomendasi pendirian BUMD dari Kementerian Dalam Negeri, tetapi juga memastikan bahwa pendirian BUMD Pangan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi daerah.

Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penyusunan kajian karena melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki pengetahuan dan pengalaman langsung di lapangan. Masukan, kritik konstruktif, serta data empiris dari para peserta digunakan untuk menyempurnakan laporan kajian dalam rangka mewujudkan tata kelola BUMD pangan yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Presentasi Laporan Pendahuluan/FGD-1 menghadirkan empat narasumber yaitu Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., MMA, Nyoman Kami Arthana, SE.,M.Si., Prof. Dr. Ir. I Ketut Arnawa, MP. dan Pande Putu Widya Paramarta, SP. Hadir sebagai peserta antara lain Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar, serta Tim Pengendali Mutu (TPM), Tim Pengawas Swakelola BRIDA Provinsi Bali, dan Tim Percepatan Pembangunan BUMD Pangan Provinsi Bali, para petani muda serta dari akademisi.

PRESENTASI LAPORAN PENDAHULUAN/FGD-1 ANALISIS KEBUTUHAN DAERAH DAN ANALISIS KELAYAKAN BIDANG USAHA PEMBENTUKAN BUMD PANGAN Read More