PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIADI LINGKUNGAN BRIDA PROVINSI BALI
“Inovasi Teknologi Energi Terbarukan untuk Mendukung Capaian Bali NZE 2045”

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali mewakili Kepala Brida membuka acara Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia di Lingkungan Brida Provinsi Bali dengan tema “Inovasi Teknologi Energi Terbarukan untuk Mendukung Capaian Bali NZE 2045” pada tanggal 29 Juni 2026 di Hotel Haris Denpasar. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Program Prioritas Pembangunan Bali tahun 2025-2030 khususnya Program Bali Mandiri Energi Berbasis Energi Bersih menuju target NZE Bali 2045.
Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Provinsi bali dengan Institute for Essential Services Reform (IESR). Hadir sebagai narasumber adalah Bapak Alvin Putra Sisdwinugraha (Kepala Pemodelan Sistem Ketenagalistrikan, IESR) dengan materi pemetaan potensi energi terbarukan di Provinsi Bali, Bapak Raden Dwi Susanto (Research Professor, University of Maryland) dengan materi rekomendasi kebijakan energi terbarukan sektor maritim: pembangkit listrik tenaga arus laut Nusa Penida, His Muhammad Bintang (Kepala Bidang Ketenagalistrikan dan Penyimpanan Energi, IESR) dengan materi Inovasi teknologi energi terbarukan global dan peluangnya di Bali dan Bapak Dr.Ir. Andhika Prastawa, MSEE, IPU, ASEAN Eng, (Perekayasa Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional) dengan materi penguatan ekosistem riset bidang energi terbarukan di daerah berbasis kolaborasi BRIN dan BRIDA Provinsi Bali.
Kegiatan ini adalah bukti nyata hasil kolaborasi Pentahelix yang baik, khususnya antara BRIDA Provinsi Bali dengan Pihak Swasta dalam hal ini Institute for Essential Services Reform (IESR). Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi hal yang penting dalam rangka mengoptimalkan wawasan dan kompetensi riset khususnya di sektor kebijakan energi terbarukan yang semakin dinamis.





Peningkatan kapasitas SDM atau Capacity Building telah diadopsi pula dalam Budaya Bali berdasarkan kearifan lokal Sad Kerthi, khususnya Jana Kerthi, yaitu upaya menyucikan dan meningkatkan kualitas diri manusia secara lahir dan batin. Dalam konteks Jana Kerthi pada program mewujudkan Bali mandiri energi berbasis energi bersih di Bali adalah berupa penguatan kompetensi SDM sebagai penyedia dasar kebijakan khususnya energi terbarukan menuju Bali Net Zero Emission (NZE) 2045.
Melalui sinergi yang kuat antara riset terapan dan kebijakan inovatif, yang melibatkan talenta riset penyusun kebijakan berbasis bukti maka kolaborasi strategis antara Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali dan IESR menjadi fondasi penting untuk berkontribusi pada tahapan transisi energi dalam bingkai penyedia kebijakan berbasis bukti dan data.
PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIADI LINGKUNGAN BRIDA PROVINSI BALI Read More


