PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2025

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – BRIDA Provinsi Bali melaksnakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025, Rabu (1/10/2025). Hadir selaku Inspektur Upacara Kepala Bidang Prioritas Pembangunan Daerah BRIDA Provinsi Bali dan  diikuti oleh seluruh ASN dan non ASN di lingkungan BRIDA Provinsi Bali.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bagi ASN dan non ASN di BRIDA Provinsi Bali memiliki makna sebagai penguatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang harus selalu dijaga dan diimplementasikan dalam setiap aspek, termasuk di lingkungan pemerintahan. serta bertujuan untuk meningkatkan semangat nasionalisme diantara pegawai sebagai rasa cinta tanah air untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.

Dengan semangat Pancasila, seluruh pegawai diharapkan dapat meningkatkan kinerja serta menjaga etika kerja sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan efektif. Serta dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila, diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan yang kokoh, menjalin kolaborasi yang solid, serta membentuk karakter yang tangguh, toleran, berintegritas, serta dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2025 Read More

BRIDA BALI TINJAU PERKEMBANGAN BIBIT PERSILANGAN ANGGREK DI BALAI BENIH INDUK TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (B2ITPH) DESA LUWUS KABUPATEN TABANAN

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali bersama Tim Bidang Prioritas Pembangunan Daerah melaksanakan perjalanan dinas ke Balai Benih Induk Tanaman Pangan dan Hortikultura (B2ITPH) di Desa Luwus, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (30/9/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau perkembangan bibit hasil persilangan antara anggrek Lenjong dengan Arachnis.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala BRIDA bersama tim melakukan pengecekan langsung terhadap metode penyemaian, media tanam yang digunakan, serta kondisi rumah kaca yang menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan bibit. Hasil observasi menunjukkan sebagian besar bibit mampu beradaptasi dengan baik pada fase awal. Meski demikian, diperlukan perbaikan dalam sistem perawatan intensif untuk meningkatkan tingkat keberhasilan.

Bibit persilangan anggrek tampak memiliki pertumbuhan seragam, dengan jumlah daun dan akar yang mulai berkembang proporsional. Kondisi lingkungan di lokasi penyemaian, ditunjang dengan pengelolaan media tumbuh dan perawatan intensif oleh tenaga teknis B2ITPH, terbukti menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan aklimatisasi.

Selain observasi lapangan, Kepala BRIDA juga berdiskusi dengan tenaga teknis terkait kendala yang dihadapi dalam tahap penyemaian. Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama adalah pengendalian kelembaban, intensitas cahaya, serta pengaturan nutrisi dalam media tanam. Diskusi tersebut menghasilkan sejumlah masukan yang akan dijadikan dasar evaluasi serta rekomendasi pengembangan langkah lanjutan, agar bibit persilangan ini dapat tumbuh lebih optimal.

Temuan dari kunjungan ini menjadi pijakan penting dalam menilai potensi lanjutan pengembangan varietas baru anggrek hasil persilangan. Selain itu, hasil observasi memberikan gambaran awal mengenai ketahanan varietas terhadap kondisi agroekosistem dataran sedang di Desa Luwus, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pengembangan varietas anggrek unggul yang adaptif, sehingga mampu memberikan kontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus mendorong inovasi sektor pertanian hortikultura di Bali.

BRIDA BALI TINJAU PERKEMBANGAN BIBIT PERSILANGAN ANGGREK DI BALAI BENIH INDUK TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (B2ITPH) DESA LUWUS KABUPATEN TABANAN Read More