BID IV

MONITORING IMPLEMENTASI PERGUB BALI NOMOR 1 TAHUN 2020 DI KABUPATEN KARANGASEM

                                        

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI –  Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual kembali melaksanakan monitoring terhadap produsen, koperasi dan perajin Arak ke Pabrik Arak UD. Nikki Sake Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem (Selasa, 22/11/2022). Pada kesempatan ini BRIDA diwakili oleh Dr. Dewa Made Puspa, S.Kep.Ns., M.Si. dan A.A. Istri Mirah Darma Astuti, SE., M.AP. bersama dengan I Made Pasek Kimiartha, S.T. dari Disperindag Provinsi Bali melaksanakan kunjungan lapangan untuk memastikan pelaksanaan Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2022 dan sinergi antara petani/perajin arak, koperasi dan pabrik arak telah berjalan dengan baik.

I Nengah Pasek selaku pemilik UD. Nikki Sake I Nengah Pasek memberikan apresiasi dan atas atensi dari Tim Sertifikasi Pemprov Bali, serta mengucapkan terimakasih karena merek produksi UD. Nikke Sake telah menerima sertifikasi BARAK (Balinese Arak) pada tahun 2020.

Ia menambahkan dengan diterbitkannya Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 ini lebih mempermudah dan membantu dalam mendapatkan bahan baku. Dalam mengimplementasikan Pergub No. 1 Tahun 2020 ini UD. Nikki Sake bekerja sama dengan beberapa koperasi, antara lain Koperasi Tri Eka Bhuwana, Koperasi Sarjana Rateng, dan lain sebagainya. Pabrik UD. Nikki Sake telah berdiri sejak tahun 2016 dan sudah mendapatkan  bahan baku dari koperasi, melakukan standarisasi mutu kualitas, serta telah mendistribusikan hasil produk nya dengan pita cukai. Dengan fasilitasi kemudahan tersebut hingga saat ini produk UD. Nikki Sake telah dapat didistribusikan lebih luas ke tempat-tempat pariwisata dan hiburan serta bahkan hotel berbintang.

Lebih lanjut I Nengah Pasek mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Bali I Wayan Koster karena telah memperjuangkan Arak Bali menjadi lebih mendunia. “Beliau mengatur semuanya, mengatur di hulu, tengah, dan hilir. Bahkan kemarin mengumpulkan GM (General Manager) seluruh Bali untuk meyakinkan hotel-hotel agar mau memasarkan Arak Bali, dan saya berharap seluruh masyarakat di Bali bangga dengan produk sendiri. Jika Arak Bali bisa berjaya di Bali, maka saya yakin Arak Bali mampu mengangkat perekonomian di Bali”, imbuhnya.

MONITORING IMPLEMENTASI PERGUB BALI NOMOR 1 TAHUN 2020 DI KABUPATEN KARANGASEM Read More
SUNPROG

PENGUATAN KEBIJAKAN RISET DAN INOVASI DAERAH SERTA PENGELOLAAN EKONOMI BERBASIS KEARIFAN LOKAL, BALITBANGDA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KUNJUNGI BRIDA PROVINSI BALI

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi kelitabangan daerah serta dalam upaya peningkatkan kualitas sumberdaya manusia, Kepala Bidang Pemerintahan Daerah Balitbangda Kabupaten Kutai Kertanegara (Ibu Dr. Aini, S.Sos, M.Si) bersama jajarannya, (Senin, 21/11/2022) melaksanakan kunjungan ke BRIDA Provinsi Bali terkait koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan riset dan inovasi serta berdiskusi tentang pengelolaan perekonomian berdasarkan kearifan lokal di daerah.

SKUS Penyusunan Program, Evaluasi dan Pelaporan BRIDA Provinsi Bali mewakili pimpinan memaparkan peran BRIDA Bali dalam mengawal visi misi Gubernur Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru”. BRIDA Provinsi Bali dibentuk  untuk meningkatkan produktivitas riset dan inovasi daerah dalam memperkuat perekonomian Bali dengan memberdayakan dan mengintegrasikan berbagai sumber daya riset dan inovasi di daerah, dengan core business melaksanakan riset dan inovasi, serta pengelolaan Kekayaan Intelektual dalam mendukung tercapainya pembangunan Provinsi Bali serta peningkatan kesejahteraan dan daya saing Krama Bali.

Keseluruhan kajian/riset yang dilaksanakan BRIDA Provinsi Bali telah diselaraskan dengan Rencana Induk Kelitbangan Daerah Tahun 2018-2023 dengan berorientasi pada 5 (lima) bidang prioritas pembangunan yakni 1) Bidang Pangan, Sandang, Dan Papan, 2) Kesehatan Dan Pendidkan; 3) Jaminan Sosial Dan Ketenagakerjaan; 4) Adat, Agama,  Tradisi, Seni, Dan Budaya, serta 5) Bidang Pariwisata serta Bidang Penunjang (Infrastruktur) Daerah sesuai dengan yang telah tercantum dalam RPJMD Semesta Berencana 2018-2023. Prioritas Pelaksanaan Kajian/riset dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kewenangan serta telah melalui tahapan perumusan awal oleh stakeholder terkait sehingga luaran hasil penelitian dapat dimanfaatkan secara optimal.

Berkaitan dengan pengelolaan perekonomian berdasarkan kearifan lokal telah disampaikan bahwa guna memperkuat struktur dan fundamental perekonomian Bali, Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian PPN/Bappenas RI telah merumuskan konsep ekonomi yang komprehensif, yaitu: Ekonomi Kerthi Bali yang bertujuan untuk mewujudkan Bali Berdikari dalam Bidang Ekonomi yang dibangun dan dikembangkan berdasarkan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi. Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, Sejahtera yang secara resmi diluncurkan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada tanggal 3 Desember 2021. Ekonomi Kerthi Bali, yakni ekonomi yang harmonis terhadap alam, hijau atau ramah lingkungan, menjaga kearifan lokal, berkualitas, bernilai tambah, tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, terdiri dari 6 (enam) sektor unggulan, yaitu: 1) Pertanian dalam arti luas (organik); 2) Kelautan dan Perikanan; 3) Industri berbasis budaya branding Bali; 4) IKM, UMKM, dan Koperasi; 5) Ekonomi Kreatif dan Digital; serta 6) Pariwisata.

Kegiatan Kunjungan diakhiri dengan acara ramah tamah serta tukar  menukar vandal Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

PENGUATAN KEBIJAKAN RISET DAN INOVASI DAERAH SERTA PENGELOLAAN EKONOMI BERBASIS KEARIFAN LOKAL, BALITBANGDA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KUNJUNGI BRIDA PROVINSI BALI Read More