Rapat Persiapan Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Kajian Perhitungan Biaya Upakara dan Upacara Keagamaan di Bali Tahun 2026

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan BRIDA Provinsi Bali tengah melakukan persiapan kajian atau penelitian mengenai kontribusi upakara dan upacara di Bali dalam menjaga dan merawat kesucian serta keharmonisan alam Bali. Melalui sub kegiatan Fasilitasi Pelaksanaan dan Evaluasi Penelitian dan Pengembangan Ketatalaksanaan Desa, BRIDA Provinsi Bali melaksanakan Rapat persiapan penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Kajian Perhitungan Biaya Upakara dan Upacara Keagamaan di Bali Tahun 2026, Senin (26/01/2026) bertempat di RR Swacitta Sabha. Agenda dipimpin oleh Kepala BRIDA Provinsi Bali serta dihadiri Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun dan Drs. I Ketut Sumarta dari Kelompok Ahli Bidang Agama, Adat dan Budaya Pemerintah Provinsi Bali, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S selaku Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Prof. Arya Sugiarta Guru Besar ISI Denpasar, Perangkat Daerah terkait dari Dinas Kebudayaan, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat dan Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali, serta para Pejabat Eselon dilingkungan BRIDA Provinsi Bali.

Kajian ini bertujuan untuk menggali nilai nilai luhur kearifan lokal yang hidup dalam tradisi upakara dan upacara, tidak hanya sebagai praktik spiritual dan budaya, tetapi juga sebagai bagian penting dari upaya pelestarian lingkungan, keseimbangan alam, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat Bali.

Selain aspek filosofis dan ekologis, penelitian ini juga akan mengkaji nilai ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan upakara dan upacara, termasuk peran masyarakat, pelaku UMKM, serta rantai ekonomi kreatif yang tumbuh dari tradisi tersebut.

Melalui kajian ini BRIDA Provinsi Bali berharap dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang mendukung pelestarian budaya, penguatan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan Bali yang berlandaskan nilai Tri Hita Karana.

Rapat Persiapan Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Kajian Perhitungan Biaya Upakara dan Upacara Keagamaan di Bali Tahun 2026 Read More

Menerima Audiensi Universitas Bina Nusantara (BINUS)

BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Bapak Gubernur Bali menerima audiensi dari Universitas Bina Nusantara (BINUS), Senin (26/01/2026), bertempat di Kantor Gubernur. Pada kesempatan ini pihak BINUS menyampaikan akan menyelenggarakan event QS Higher Education Summit : Asia Pacific 2026 yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 3-5 November 2026 di Hotel Westin Nusa Dua Bali. Kegiatan tersebut akan menghadirkan 1400-1500 peserta yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi terkemuka di Asia.

QS Higher Education Summit : Asia Pacific 2026 di Bali akan menjadi momentum besar bagi pendidikan tinggi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas dan potensi globalnya. Konferensi ini diharapkan menjadi ajang strategis bagi universitas-universitas terkemuka dunia untuk membangun jejaring kolaborasi akademik, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, riset, dan industri di kawasan Asia Pasifik. Melalui forum ini, BINUS berkomitmen untuk memperluas jaringan global, memperkuat kolaborasi riset, dan menghadirkan gagasan inovatif yang mampu menjawab tantangan masa depan pendidikan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Bapak Gubernur Bali memberikan apresiasi dan menyambut baik serta mendukung kegiatan tersebut, lebih lanjut kepada pihak BINUS diharapkan dapat berkoordinasi untuk pelaksanaannya dengan Perangkat Daerah terkait dibawah koordinasi BRIDA Provinsi Bali.

Menerima Audiensi Universitas Bina Nusantara (BINUS) Read More