BRIDA Provinsi Bali Bersama BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali Perkuat Kualitas dan Validitas Pelaporan Data Inovasi Daerah
BADAN RISET DAN INOVASI DAERAH PROVINSI BALI – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten/Kota se-Bali membahas langkah-langkah strategis dalam peningkatan kualitas, kuantitas, serta validitas pelaporan data inovasi daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BRIDA Provinsi Bali, Kepala BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali, serta jajaran staf. Kegiatan ini juga dikoordinasikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) BRIDA Provinsi Bali selaku pengampu kegiatan.
Dalam rangka memperkuat koordinasi dan memperoleh arahan terkait pelaksanaan pelaporan inovasi daerah, kegiatan juga dilaksanakan melalui pertemuan secara daring (Zoom Meeting) bersama Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kehadiran Kepala BSKDN memberikan penguatan terhadap pentingnya kualitas data inovasi daerah sebagai bagian dari penyelenggaraan inovasi daerah di tingkat nasional.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara BRIDA Provinsi Bali dengan BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali dalam memastikan pengelolaan dan pelaporan data inovasi daerah berjalan secara optimal, sesuai dengan ketentuan dan indikator yang telah ditetapkan.
Pembahasan difokuskan pada sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan validitas data inovasi daerah. Data yang dilaporkan diharapkan tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi juga akurat, sesuai dengan kondisi pelaksanaan inovasi, serta didukung oleh dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pelaksanaannya, perhatian diberikan terhadap kelengkapan data dukung, ketepatan penginputan data, kesesuaian dokumen dengan indikator inovasi, serta proses verifikasi dan validasi. Hal tersebut penting untuk memastikan setiap inovasi yang dilaporkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan inovasi di masing-masing Kabupaten/Kota.
Aspek kuantitas pelaporan juga menjadi perhatian dalam pembahasan. BRIDA Provinsi Bali mendorong BRIDA Kabupaten/Kota bersama perangkat daerah untuk semakin aktif dalam mengidentifikasi dan mendokumentasikan berbagai inovasi yang telah dilaksanakan, sehingga potensi inovasi di seluruh wilayah Bali dapat tercatat secara lebih optimal.
Dalam sesi koordinasi melalui Zoom bersama Kepala BSKDN, turut ditekankan pentingnya kesamaan pemahaman, konsistensi penginputan, kelengkapan bukti dukung, serta validitas data dalam pelaporan inovasi daerah. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan inovasi daerah sekaligus menghasilkan data yang dapat menjadi dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan.
Kepala Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan KI selaku pengampu kegiatan turut mengoordinasikan pembahasan dan mendorong adanya kesamaan pemahaman antara BRIDA Provinsi Bali dan BRIDA Kabupaten/Kota dalam proses pengelolaan serta pelaporan data inovasi daerah.
Sementara itu, validitas data menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus diperkuat. Setiap informasi yang disampaikan harus memiliki kesesuaian dengan pelaksanaan inovasi serta dilengkapi dengan data dan dokumen pendukung yang relevan.
Keterlibatan Kepala BRIDA Provinsi Bali, Kepala BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali, jajaran staf, serta Kepala BSKDN melalui pertemuan daring menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sistem pelaporan inovasi daerah yang lebih berkualitas, terukur, akurat, dan valid.
Melalui koordinasi ini, diharapkan pengelolaan data inovasi daerah dapat semakin baik dan tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari pelaporan, tetapi juga menjadi basis informasi dalam mendukung perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, evaluasi, serta pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.
BRIDA Provinsi Bali bersama BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri dalam mendorong ekosistem riset dan inovasi yang semakin maju, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung Bali Era Baru.